Seorang santri laki-laki berinisial APD (12) menjadi korban penganiayaan dan perundungan yang dilakukan seniornya di asrama putra Pondok Pesantren Tri Sukses Jambi, Jambi Selatan, Kota Jambi. Kemaluannya mengalami cedera imbas kekerasan itu.Penganiayaan ini pertama kali terungkap setelah APD menelepon. “Yah, kalau ayah tidak mau menyesal, jemput saya sekarang,” kata APD dalam sambungan telepon itu.Setelah mendengar permohonan itu, Widi Setiawan, ayah kadung APD, langsung bergegas ke pondok pesantren. Sesampainya di sana, APD tampak terbaring dan terlihat kesakitan di unit kesehatan pondok APD kemudian dibawa pulang oleh ayahnya. Ketika berada di rumah, barulah remaja laki-laki ini mengungkapkan bahwa ia telah dianiaya oleh dua orang seniornya Widi mengatakan kemaluan anaknya ‘digesek’ secara paksa dengan menggunakan kaki. Bahkan, perut APD juga sempat diinjak pelaku “Mulut anak saya dibekap. Kemudian tangannya dipegang. Kaki anak saya dipegang kuat atau dipaksa. Kemudian kaki pelaku itu menendang bagian bawah itu anak saya,” katanya, Jumat (1/12).APD mengalami lebam di bagian kedua paha, bengkak pada bagian kemaluan, dan cedera di bagian perut sebagai akibat serangkaian penganiayaan itu Widi yang tidak terima anaknya dianiaya, melaporkan ini ke Polda Jambi. Laporannya bernomor: STPL/343/XI/2023/SPKT/Polda Jambi.Kejadian ‘penggesekan’ kelamin ini sudah terjadi selama empat kali. Yang kami laporkan kejadian pada tanggal 22 dan tanggal 24 November 2023,”APD sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher. la kemudian divisum di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi.Widi mengatakan pihak ponpes baru mengetahui usai kasus ini mencuat. Walau sudah menjenguk, pihak pondok pesantren belum memberikan pertanggungjawaban dan membantu biaya pengobatan.Ternyata, anaknya kerap mengalami perundungan. Namun, selalu disembunyikan APD karena ditekan untuk berkata yang baik saja terkait pondok pesantren kepada orang tua.Sc video : Instagram/medanviralinfovia : Instagram/infolokerblora #indonesia #kemenag #kemendikbud #menteriagama #kiyai #kyai #pondok #pesantren #santri #parenting